Pemkab Muba Sesuaikan Aktivitas Pendidikan dan Pelayanan, Antisipasi Dampak Kabut Asap
11 October 2026
Sumber: Bapperida Musi Banyuasin
Dilihat: 36 kali
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) mengambil sejumlah langkah penyesuaian aktivitas masyarakat dan pemerintahan menyusul kondisi kualitas udara di Sekayu dan sekitarnya yang berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kebijakan ini diarahkan untuk mengurangi risiko paparan pencemaran udara, khususnya bagi anak-anak sekolah dan aparatur yang menjalankan tugas di lapangan.
Berdasarkan pemantauan menggunakan Air Quality Monitoring System (AQMS) pada Minggu, 11 Oktober 2026, konsentrasi PM2.5 tercatat berada pada kisaran 189–191 dan masuk kategori tidak sehat. Menyikapi kondisi tersebut, Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring mulai Senin, 12 Oktober 2026, dengan pelaksanaan selanjutnya menyesuaikan perkembangan kualitas udara.
Penyesuaian juga dilakukan terhadap aktivitas kedinasan. Pelaksanaan apel pagi pada Senin dan Rabu ditiadakan sementara hingga kualitas udara membaik, sementara perangkat daerah diminta meminimalkan kegiatan pegawai di luar ruangan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pemkab Muba turut mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar ruangan serta membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah selama kualitas udara masih tidak sehat. Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus memastikan kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan sesuai kebutuhan.
Berdasarkan pemantauan menggunakan Air Quality Monitoring System (AQMS) pada Minggu, 11 Oktober 2026, konsentrasi PM2.5 tercatat berada pada kisaran 189–191 dan masuk kategori tidak sehat. Menyikapi kondisi tersebut, Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring mulai Senin, 12 Oktober 2026, dengan pelaksanaan selanjutnya menyesuaikan perkembangan kualitas udara.
Penyesuaian juga dilakukan terhadap aktivitas kedinasan. Pelaksanaan apel pagi pada Senin dan Rabu ditiadakan sementara hingga kualitas udara membaik, sementara perangkat daerah diminta meminimalkan kegiatan pegawai di luar ruangan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pemkab Muba turut mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar ruangan serta membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah selama kualitas udara masih tidak sehat. Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus memastikan kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan sesuai kebutuhan.